Sejarah Desain Grafis Yang Perlu Kita Ketahui

Sejarah Desain Grafis Yang Perlu Kita Ketahui

Mengenal sejarah desain grafis menjadi hal yang cukup menarik untuk kita pelajari. Terlebih lagi bagi Anda yang sudah terjun ke dunia desain grafis. Ia kan?

Bahkan, pembahasan mengenai desain grafis pun kurang lengkap rasanya jika tidak didampingi dengan pembahasan sejarahnya. Karena bagaimanapun, sejarah menjadi hal yang penting.

Baik dalam dunia desain sejarah atau yang lainnya. Karena dengan mengenal sejarahnya, Anda bisa lebih giat dalam belajar, lebih bersemangat, dan lebih bersyukur.

Terlebih lagi jika sudah membahas mengenai perkembangannya. Kok bisa? Karena desain grafis zaman dulu tentu sangat berbeda dengan saat ini.

Tokoh penting yang mengenalkan pendidikan desain grafis adalah Henry Cole. Ia memperkenalkan desain grafis ini di Negara Inggris.

Hal ini sebagaimana yang terdapat pada Jurnal yang judulnya Journal of Design and Manufacture.

Di dalamnya, dibahas secara gamblang mengenai desain grafis. Menariknya, terdapat penjelasan, bahwa Henry Cole saat itu memberitahu pihak pemerintah mengenai pentingnya desain grafis ini.

Hal ini kemudian dikuatkan dengan sebuah percetakan milik William Morris Kelmscott. Di mana, ia mempublikasikan buku tahun 1891 sampai dengan 1896, yang notabenenya adalah buku-buku desain grafis.

Dan buku tersebut merupakan buku yang ditulis oleh sebuah gerakan. Namanya adalah Crafts and Arts.

     BACA JUGA : 5 Contoh Desain Grafis Sederhana Yang Bisa Kamu Pelajari

Sejarah desain grafis berdasarkan Wikipedia

Berdasarkan sumber dari Wikipedia, disebutkan bahwa sejarah desain grafis sama sekali tidak bisa kita lepaskan dari yang namanya sejarah perkembangan seni rupa. Hal ini karena produk komunikasi visual dulunya sudah ada di Prancis.

Tepatnya di Gua, sekitar tahun 1500 an sampai 10000 Masehi. Simbol-simbolnya kemudian terus berkembang hingga menjadi aksara pada era modern. Dan orang yang mengenalkan desain grafis sebagai pengetahun yang sangat penting adalah Henry Cole.

Sebagaimana telah disebutkan di atas. Henry Cole mengadakan The Great Exhibition. Yang merupakan perayaan munculnya teknologi industri modern, dan juga desain dengan gaya Victoria.

Lalu, Morris menjadi pelopor yang memisahkankan desain grafis dengan seni rupa. Karya-karyanya sangat berpengaruh terhadap Art Nouveau.

Dan ternyata, ini juga memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan desain grafis yang terjadi awal abad 20.

     BACA JUGA : Materi Desain Grafis Lengkap Yang Wajib Anda Tahu

Kapan istilah desain ini pertama kali ada?

Salah satu pertanyaan yang kerap muncul saat membahas sejarah desain grafis adalah, kapan sebenarnya istilah desain grafis ini digunakan pertama kalinya? Ia kan? Jadi, istilah ini sudah ada dari tahun 1922.

Tepatnya di karya tulis yang judulnya adalah New Kind of Printing Calls for New Design. Esai ini merupakan sebuah karya luar biasa milik William Addison Dwiggins. Ia adalah desainer buku Amrik.

Karya pertamanya yang menggunakan istilah tersebut berjudul ‘Raffe’s Graphic Design’. Untuk sejarah desain grafis bisa kita telusuri dari jejak-jejak peninggalan manusia masa lalu. Bentuknya adalah sign dan symbol.

Atau lambang grafis. Bentuknya adalah tulisan dengan gambar. Berdasarkan dengan acuan alam. Mulai dari flora dan fauna, landscape, dan lain sebagainya. Sehingga, gambar kerap agak jauh lebih bersifat langsung dan ekspresif.

     BACA JUGA : Cara Menjadi Desain Grafis Tanpa Kuliah (Desainer)

Daripada lisan. Kesadaran inilah yang membuat banyak masyarakat mulai menyadari pentingnya desain grafis. Sebagaimana yang Henry Cole katakan kepada pemerintah pada saat ini.

Sementara prinsip-prinsip desain grafis mulai ada tahun 1928 oleh Jan Tschichold. Hal ini bisa kita temukan pada buku yang judulnya New Typography.

Kemudian lambat laun, desain grafis terus mengalami perkembangan yang luar biasa. Apalagi dengan dukungan teknologi yang super canggih.